Rabu, 01 Mei 2013

Wonderfull Bono Sungai Kampar


Kalau Anda ingin melihat keajaiban bono, melajulah ke muara sungai. Badan dan volume air di muara ini jauh lebih besar daripada di bagian hulu. Ini terjadi lantaran muara tersebut menjadi pertemuan banyak anak sungai lain.

Airnya dangkal sehingga kapal-kapal besar tidak bisa berlayar merangsek hingga jauh ke badan sungai. Apalagi jika bono menjemput. Kapal-kapal itu bisa dihempaskan oleh keperkasaan bono.

Bono adalah gelombang tinggi yang diakibatkan pertemuan air sungai dengan air laut. Gelombang tinggi ini terjadi akibat benturan arus laut di Selat Malaka dan Laut Cina Selatan pada saat air laut pasang.

Benturannya menimbulkan suara dentuman. Sejurus kemudian, gelombang alun besar merangsek ke muara Sungai Kampar. Praktis, air dari Sungai Kampar terdesak. Karena muaranya dangkal, gelombang tersebut semakin tinggi.

Jadi, begitu suara dentuman terdengar, segera tinggalkan muara sungai yang dangkal. Kalau tidak, bono sungai kampar
siap menghempaskan dan menghancurkan kapal atau perahu. Segera pacu perahu menuju laut yang dalam.

Namun bagi mereka yang sudah biasa mengenal bono, kehadirannya justru ditungu-tunggu. Mereka malah dengan sengaja memacu perahunya di punggung ombak laksana sedang berselancar di atas ombak besar.

Dari kejauhan mereka sangat menikmatinya karena seperti sedang berada di atas kuda. Mereka menyebutnya bekudo bono.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar